Granted LIFE

Granted life!

Ingat tidak, kapan terakhir kali anda merasa senang? Pernahkah anda merasa bosan dengan hidup ini? Selalu sama setiap harinya. Hanya stress dan kesibukan yang dimiliki.
Bangun pagi, siap-siap ke kantor, pulang kantor, istirahat dan kembali lagi seperti itu terus menerus. Belum lagi ditambah pekerjaan kantor yang menumpuk, pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, menjaga anak, mengurus suami, membayar tagihan dan sebagainya.
Dan lucunya, kita sering menganggap,’Hidup memang ya sudah seharusnya seperti ini’.
Teman yang baik kepada kita, ya memang sudah seharusnya seperti itu.
Kekasih yang penuh perhatian kepada kita, ya memang sudah seharusnya seperti itu.
Penderitaan yang ada disekitar kita, ya memang sudah seperti itu, hidup penuh penderitaan, mau diapakan lagi.
Seringkali kita hidup tanpa kesadaran yang penuh, hanya menjalani hidup ini regularly.
Mungkin kita telah memiliki segala yang kita butuhkan untuk membuat kita merasa senang,tapi kita juga dengan segampang itu hilang kesadaran untuk menghargainya.
Berapa banyak dari kita merasa kurang dan haus akan perasaan senang padahal sadar atau tidak kita sedang berdiri dalam kolam penuh dengan kegembiraan?
Kita telah kehilangan bagaimana cara untuk menikmati hidup. Dan memang susah sekali untuk dapat mengenali bentuk perasaan senang bila kita sendiri tidak pernah mau sadar dan menghargai momen-momen kecil yang sebenarnya membuat kita merasa senang.
Kita harus mulai belajar menghargai momen kecil yang kelihatannya sepele tapi dapat menyenangkan hati kita.
Berjalan di atas rumput di pagi hari merasakan embun di telapak kaki dan menghirup udara pagi yang segar.
Berdiri di bawah hujan, merasakan tetesan air hujan yang membasahi kulit.
Segelas ice cream choco yang dinikmati saat teriknya matahari.
Menghirup harumnya teh dan menikmatinya di saat sore hari, ditemani sepotong tiramisu.
Berendam dalam bathtub yang penuh busa dengan vanila flavour, ditemani alunan musik yang lembut.
Sekedar mencuci mata di mall-mall.
Semua di atas hanya segelintir kenikmatan sederhana yang menunggu untuk dinikmati dimana kadang kenikmataan sederhana ini sering dilupakan.
-swiny-

Posted in Uncategorized | Leave a comment

THE ONE AND ONLY ME

YOU ARE UNIQUE

Seperti  DaVinci melukis Monalisa, Beethoven menggubah Fifth Symphony. Semua manusia diciptakan hanya untuk menjadi versi dirinya sendiri. Da Vinci tidak mungkin dapat menggubah lagu seperti Beethoven demikian juga Beethoven tidak mungkin dapat melukis seperti Da Vinci. Never Try Be Someone else.  Kita tidak pernah terpanggil untuk menjadi orang lain , kita terpanggil untuk jadi yang terbaik dari diri kita sendiri.

Seperti pepatah legendaris dari Martin Luther ’’Jika seseorang terpanggil sebagai seorang tukang sapu, menyapulah  dengan baik, seperti Michal angelo membuat lukisan, Beethoven menciptakan simfoni, dan shakespeare mengekspresikan puisi dan sastra nya. sehingga suatu saat  Malaikat di surga dan manusia di bumi akan mengatakan ‘disini pernah hadir seorang tukang sapu yang luar biasa, mengagumkan, mengabdi dengan sepenuh hatinya, pekerja keras yang baik dan akan diingat selamanya. Jadilah tukang sapu yang melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati

Tidak setiap guru ditakdirkan untuk menjadi kepala sekolah, tidak setiap pemusik dapat memimpin orchestra. Sehingga ketika keinginan untuk mendapat lebih dan menjadi lebih HEBAT, sering kali membuat kita tersesat dan kehilangan arah tujuan.

Kadang dalam perjalanan seseorang untuk menjadi HEBAT , seseorang akan berhenti menjadi berguna.

Kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh posisi dan jabatan seseorang, seberapa besar power yang dimiliki atapun seberapa banyak uang yang dimiliki tetapi lebih banyak apakah saya sudah melakukan yang terbaik dari apa yang saya sedang lakukan.

USE your EYES to explore life but USE your HEART to see your destiny .

Posted in Uncategorized | Leave a comment

The Divine Inside Us

Inside us is The Mighty God

Belum lama ini aku membaca sebuah buku yang bgaus. Buku yang sempat membuatku merenung dan menyadari sesuatu yang selama ini tidak aku sadari, yaitu “Tuhan berdiam di dalam diri kita.”

Hal itu sesuai dengan ajaran kristiani bahwa kita sudah seharusnya hiudp seperti Yesus Kristus hidup. Yesus Kristus adalah teladan yang sempurna. A perfect Living Guidance. Kenapa? Karena di dalam diri Yesus Kristus hidup dan berdiam Tuhan Allah Bapa. Dan Yesus Kristus menyadari hal tersebut, sehingga setiap orang yang melihatNya dapat melihat Tuhan yang hidup di dalam diriNya.

Pernah di suatu kebaktian dikatakan bahwa.” Tuhan hidup di dalam diri kita bukan di atas, di bawah, di samping, atau di antara melainkan di dalam diri kita.” Semakin kita mengenal diri kita, menerima diri kita, menyadari diri kita dan tinggal di dalamnya, semakin baik kita mengenal Tuhan. Ada yg setuju?

We are not human trying to be spiritual, yet

We are spirit trying to be human.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment